Tampilkan postingan dengan label Style Rambut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Style Rambut. Tampilkan semua postingan

Maret 28, 2010

Gaya Fashion Rambut Emo dan Harajuku Hair Style

Saat ini banyak kita temui potongan rambut yang bermacam-macam bentuk dan variasinya. Salah satunya adalah Fashion Rambut Emo dan Harajuku. Eitsss tunggu dulu, Emo dan Harajuku ini bukan nama orang tetapi fashion rambut yang lagi tren pada jamannya. Ini terbukti sebagian besar anak-anak muda saat ini khususnya mahasiswa menyukai tern rambut ini. :v :O :r

Tren rambut berponi yang disisir rapi kesamping menutupi mata dan pendek pada bagian belakang adalah ciri utama Emo style. Potongan rambut ini dikenal banyak remaja setahun belakangan ini. Seperti potongan rambut Iyan Kasela vokalis band Radja, Kangen band dan masih banyak lagi. Emo Style ini dijuluki rambut berat sebelah.
Sedangkan potongan rambut acak-acakan dan unik adalah Harajuku Style yang identik dengan potongan rambut Jepang, potongan rambut ini sudah ngtren beberapa tahun belakangan.
Tapi apakah dengan pot
ongan rambut Emo dan Harajuku ini tidak meresahkan remaja laki-laki yang biasanya identik dengan rambut pendek??

Juli mengatakan, suka dengan potongan rambut jaman sekarang yaitu Emo dan Harajuku. Potongan rambut ini menggambarkan karakter remaja kebanyakan yang tidak mau dibatasi olehapapun dan siapapun. ‘’Biar kelihatan modis dan gaul,’’ ujar cowok tinggi yang sekarang ini berstatus mahasiswa di F
akultas Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa dan Sastra.

Hal senada diutarakan Bankga, mahasiswa Universitas Muhamadiyah (Umri) jurusan Faskultas Ilmu Komunikasi (Fasilkasi). Dia mengaku bahwa telah menemukan jati dirinya dengan mempunyai rambut Harajuk
u. ‘’Dengan rambut begini aku merasa nyaman dan tambah Percaya Diri alias PD ketika menghadiri kegiatan yang berhubungan dengan remaja,’’ tutur cowok Chines yang suka ngikutin evolusi hair style (gaya rambut).

Begitu juga dengan Dirga dan Edhi. Siswa SMAN 12 ini sangat menyukai tren rambut zaman sekarang yaitu Harajuku. menurut Dirga model rambut Harajuku tambah keren apabila dimodifikasi dengan warna-warna rambut. ‘’Apalagi yang berwajah oriental akan lebih cocok dengan tokoh animasi Jepang,’’ sambung Edhi.

Lain halnya dengan Rik
o mahasiswa Unri ini. Dia mengatakan rambut yang mengikuti perkembangan global itu adalah Rock n Roll. ‘’Gaya rambut yang geometric dan spike apalagi dicampur unsur gimbal,’’ ujarnya sambil ngebas kepada Xpresi ketika ditemui di Fakultasnya FKIP Bahasa dan Sastra.

Sepintas ternyata nama Emo dan Harajuku ini mempunyai sejarah yang mana nama Emo sendiri adalah singkatan dari Emotional. Emo yang berasal dari aliran musik yang menceritakan tentang perasaan seseorang yang muncul akibat putus asa, masokis, cengeng dan terbuang. Kemudian meluapkanya k
e dalam musik. Lama kelamaan Emo berkembang menjadi gaya hidup, tingkah laku manusia yang mengaku dirinya adalah Emo.

Sedangkan nama Harajuku ini merupakan nama tempat dari sebuah kawasan kecil di Tokyo, Jepang. Tepatnya di daerah sekitar Stasiun Harajuku. Sebuah stasiun yang dekat dengan Sibuya. Semenjak itu Harajuku menjadi tempat berkumpul favorit anak-anak muda yang berpenampilan unik dan nyentrik. Mereka bebas berekspresi dan berdandan yang inspirasinya diambil dari para tokoh animasi Jepang. Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan zaman selalu membawa perubahan bagi budaya-budaya yang ada.

Maret 27, 2010

Eksplorasi Gaya Rambut Masa Kini


WANITA atau pria tampaknya lebih berani bereksperimen dengan gaya rambut terkini. Tidak hanya dengan potongan rambut panjang, tetapi model cepak pun berhasil mencuri perhatian.

Fenomena tersebut memang tak muncul begitu saja, tetapi ada kontribusi besar dari para perumus tren rambut di Indonesia. Hair stylist pilihan kali ini, di antaranya Rudy Hadisuwarno, Johnny Mallato, Sugimartono, dan Irwan Muljadi.

Rudy Hadisuwarno memang paling rajin menciptakan tren rambut terkini. Tidak hanya untuk wanita, tetapi pria pun mendapatkan kesempatan untuk unjuk gigi. Tetapi sekali lagi bahwa wanita tetap menjadi prioritas utama.

Rudy menciptakan New Secret. New Secret sendiri merupakan tajuk besar dalam tren 2008. Dia lantas mengelompokkan menjadi empat unsur gaya abadi tatanan rambut, meliputi future vision, retrospective, new romantics, dan sexy drama.

Untuk gaya future vision, Rudy tampaknya ingin memberikan alternatif potongan rambut asimetris, bersih, modern, dan berkesan basah dengan tata rias nude. Sementara gaya restrospective berkutat pada potongan rambut bob, guntingan retro yang tampil modern dan glamor.

Rudy menjelaskan, gaya restrospective terinspirasi dari masa kejayaan Balenciaga tahun 1950-an hingga ikon mode twiggy tahun 1960-an yang mengetengahkan permainan warna rambut keseluruhan berwarna gelap.

Tidak cukup di situ saja, Rudy juga memberikan alternatif tatanan rambut berkonsep new romantics dan sexy drama. New romantics menonjolkan model model sanggul modern rapi dan feminin. Sementara sexy drama menonjolkan kesan sensual dengan guntingan A-line. Di mana Modelnya kecil di atas dan melebar di bagian bawah.

Berbeda dengan Rudy Hadisuwarno, hairdresser dari JCMC salon, Johnny Mallato berusaha mengingatkan kembali nuansa era 1920-an di tahun 2008. Di mana Johnny mengetengahkan sebuah gaya rambut yang mengambil teknik guntingan point cut dan perpaduan apik antara tekstur bergelombang dan gaya guntingan asimetris. Dalam kreasinya, Johnny sangat mengedepankan sisi feminitas dari seorang wanita.

Gaya seperti ini memang berusaha mempertahankan panjangnya rambut. Alhasil, terangkailah pesona kecantikan menjadi sebuah simbol kedewasaan, sportivitas, dan elegansi.

Johnny yakin bahwa gaya rambut fashion fever adalah gaya yang serasi untuk wanita yang peduli akan penampilan dan mengikuti mode. Oleh karena itu, warna yang digunakan haruslah disesuaikan dengan kepribadian si pemilik.

Beralih ke tren rambut pria, tampaknya masih berkutat dengan model klasik. Menurut Sugimartono, model klasik sangat cocok dan digemari para pria yang suka kepraktisan.

Sugi menjelaskan, model klasik ini menerapkan teknik guntingan layered cut yang pendek dan tekstur rambutnya yang lurus alami. Agar kesannya tidak monoton, rambutnya pun masih bisa diberi dengan highlight berwarna merah. Hal ini sesuai dengan anjuran tren warna rambut 2008, yang memberlakukan warna-warna cerah menggoda.
Selain Sugimartono, Irwan Muljadi memberikan kontribusi mengubah penampilan pria metroseksual menjadi lebih menarik. Dia menawarkan model rambut berpotongan pendek atau cepak.

Alasan Irwan merilis model rambut pendek tampaknya tak berbeda jauh dengan Sugimartono. Irwan melihat orang suka hal-hal yang bersifat praktis. Untuk itulah teknik guntingan yang diterapkan adalah trap merata dan trap meningkat, yang disempurnakan dengan teknik penipisan rambut.

Potongan ini memang terlihat maksimal dengan memberikan sentuhan warna-warna permanen, seperti gold, coklat tua, dan merah. Sementara warna lain seperti biru, hijau, dan ungu, bisa saja digunakan tapi hanya bersifat sementara.

Februari 20, 2010

Style Emo Buat Cewek

Kamu seorang cewek dan ingin ber gaya rambut emo? ini dia hasil cari sana-sini tentang Gaya, Model, Fashion Rambut Emo buat Cewek. Pada dasarnya untuk gaya rambut emo cewek lebih mudah, sebab sebagian besar cewek punya rambut panjang, maka akan mempermudah prosesnya.


Sebelum membuat rambut model Emo cewe cewek harus memperhatikan bangs rambu. ‘bangs’ adalah rambut diantara mata dan telinga.


Nah bagaimana cara membuat rambut ( memotong, memangkas ) seperti emo cukup sederhana. Ikuti instruksinya:

1. Rambut bagian belakang sampai samping telinga panjangkan, terserah panjangnya pokoknya dibawah telinga.



















2. Poni jangan terlalu panjang, sebab akan susah diatur walaupun dicatok.




















3. Potong bangs dengan panjang bisa lebih pendek ataupun lebih panjang dari rambut belakang & samping telinga serta lebih panjang dari poni.



















4. Jangan lupa diseset bagian ujung rambut, terutama sebagian rambut bagian belakang, tapi tidak terlalu tipis-tipis

5. Rawatlah rambut emo mu secara rutin :

Harajuku Style

Saat ini banyak kita temui potongan rambut yang bermacam-macam bentuk dan variasinya. Salah satunya adalah Fashion Rambut Emo dan Harajuku. Eitsss tunggu dulu, Emo dan Harajuku ini bukan nama orang tetapi fashion rambut yang lagi tren pada jamannya. Ini terbukti sebagian besar anak-anak muda saat ini khususnya mahasiswa menyukai tern rambut ini. :v :O :r



Tren rambut berponi yang disisir rapi kesamping menutupi mata dan pendek pada bagian belakang adalah ciri utama Emo style. Potongan rambut ini dikenal banyak remaja setahun belakangan ini. Seperti potongan rambut Iyan Kasela vokalis band Radja, Kangen band dan masih banyak lagi. Emo Style ini dijuluki rambut berat sebelah.
Sedangkan potongan rambut acak-acakan dan unik adalah Harajuku Style yang identik dengan potongan rambut Jepang, potongan rambut ini sudah ngtren beberapa tahun belakangan.



Tapi apakah dengan potongan rambut Emo dan Harajuku ini tidak meresahkan remaja laki-laki yang biasanya identik dengan rambut pendek??

Juli mengatakan, suka dengan potongan rambut jaman sekarang yaitu Emo dan Harajuku. Potongan rambut ini menggambarkan karakter remaja kebanyakan yang tidak mau dibatasi olehapapun dan siapapun. ‘’Biar kelihatan modis dan gaul,’’ ujar cowok tinggi yang sekarang ini berstatus mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa dan Sastra.

Hal senada diutarakan Bankga, mahasiswa Universitas Muhamadiyah (Umri) jurusan Faskultas Ilmu Komunikasi (Fasilkasi). Dia mengaku bahwa telah menemukan jati dirinya dengan mempunyai rambut Harajuku. ‘’Dengan rambut begini aku merasa nyaman dan tambah Percaya Diri alias PD ketika menghadiri kegiatan yang berhubungan dengan remaja,’’ tutur cowok Chines yang suka ngikutin evolusi hair style (gaya rambut).

Begitu juga dengan Dirga dan Edhi. Siswa SMAN 12 ini sangat menyukai tren rambut zaman sekarang yaitu Harajuku. menurut Dirga model rambut Harajuku tambah keren apabila dimodifikasi dengan warna-warna rambut. ‘’Apalagi yang berwajah oriental akan lebih cocok dengan tokoh animasi Jepang,’’ sambung Edhi.

Lain halnya dengan Riko mahasiswa Unri ini. Dia mengatakan rambut yang mengikuti perkembangan global itu adalah Rock n Roll. ‘’Gaya rambut yang geometric dan spike apalagi dicampur unsur gimbal,’’ ujarnya sambil ngebas kepada Xpresi ketika ditemui di Fakultasnya FKIP Bahasa dan Sastra.

Sepintas ternyata nama Emo dan Harajuku ini mempunyai sejarah yang mana nama Emo sendiri adalah singkatan dari Emotional. Emo yang berasal dari aliran musik yang menceritakan tentang perasaan seseorang yang muncul akibat putus asa, masokis, cengeng dan terbuang. Kemudian meluapkanya ke dalam musik. Lama kelamaan Emo berkembang menjadi gaya hidup, tingkah laku manusia yang mengaku dirinya adalah Emo.

Sedangkan nama Harajuku ini merupakan nama tempat dari sebuah kawasan kecil di Tokyo, Jepang. Tepatnya di daerah sekitar Stasiun Harajuku. Sebuah stasiun yang dekat dengan Sibuya. Semenjak itu Harajuku menjadi tempat berkumpul favorit anak-anak muda yang berpenampilan unik dan nyentrik. Mereka bebas berekspresi dan berdandan yang inspirasinya diambil dari para tokoh animasi Jepang. Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan zaman selalu membawa perubahan bagi budaya-budaya yang ada.